Senin, 26 Maret 2012

Metode dan Tips Foto Jurnalis untuk Pemula

Sebagian fotografer pemula mungkin agak bingung mendengar istilah foto jurnalis. Perlu diketahui foto jurnalis  Foto jurnalistik adalah bagian dari dunia jurnalistik yang menggunakan bahasa visual untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas dan tetap terikat kode etik jurnalistik. Foto jurnalistik bukan sekadar jeprat-jepret semata. Ada etika yang selalu dijunjung tinggi, ada pesan dan berita yang ingin disampaikan, ada batasan batasan yang tidak boleh dilanggar, dan ada momentum yang harus ditampilkan dalam sebuah frame. Hal terpenting dari fotografi jurnalistik adalah nilai-nilai kejujuran yang selalu didasarkan pada fakta obyektif semata.
Nah disini Be Creative memberi metode EDFAT untuk menangkap foto jurnalis, berikut metodenya:
  1. Entire (keseluruhan), ambil gambar keseluruhan lingkungan termasuk manusianya. Cara ini dianggap banyak fotografer jurnalistik baik untuk mengenalkan subyek foto dan lingkungannya kepada para pembaca.
  2. Details (kerincian), bergeraklah maju mendekati obyek untuk melihat lebih detail, ajak subyek untuk berinteraksi, perhatikan mata, rambut, apa yang dia pakai. Ambil visual yang kuat sebagai ciri khusus dari subyek dan atur komposisi yang bagus. 
  3. Frame (bingkai), aturlah melalui viewfinder komposisi yang enak dilihat dengan memperhatikan elemen disekeliling subyek baik background maupunforeground . 
  4. Angle (sudut pengambilan), atur sudut pengambilan dari berbagai sudut, bisa dari atas, bawah, dekat atau jauh, samping kiri atau kanan subyek.
  5. Time (waktu), ambil kesempatan secepatnya jangan menunda waktu, karena bisa saja peristiwa tersebut tidak terulang lagi, atau kesempatan ini akan diambil orang lain. Dalam bahasa fotografi cara ini biasa disebutmomment in time yang tepat.
dan berikut tips-tipsnya:
  1. Buat strategi 5 W (what, when, where, who, why), lengkapi dengan riset dan konsisten.
  2. Why Should I Care? Kenapa saya peduli dengan apa yang akan menjadi subyek foto saya?
  3. Kuasai Subyek sebelumnya, bisa datang dulu ke rumahnya ngobrol dan ajak berinteraksi, sehingga ketika kita memotret mereka tidak akan terganggu.
  4. Cari sudut pandang yang berbeda dari fotografer yang pernah ada, hindari pengulangan, dan gambar-gambar yang standart. Mulailah mencari sudut pengambilan ciri khas njenengan.
  5. Hati-hati dengan elemen di sekelilingnya, pilihan lensa dan diafragma akan sangat berpengaruh.
  6. Lihat lebih detail apa yang menempel pada subyek. Detail bisa jadi simbol informasi.
  7. Hati-hati dengan ekspresi subyek, jangan sampai orang salah menginterpretasi antara menangis atau ketawa.
Demikian Metode dan Tips Foto Jurnalis untuk Pemula. Semoga bermanfaat bagi fotografer pemula. Cheers :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar